Berburu Perusahaan Asuransi

2008 April 15
by mo_cab™

Saat ini saya sedang giat-giatnya cari perusahaan asuransi. Sebenarnya saya sudah memilik polis asuransi UnitLink (UL) di sebuah asuransi ternama, namun rupanya setelah saya dan istri mulai merencanakan keuangan keluarga (sebenarnya terlambat juga kalau setelah dua tahun menikah baru membuat perencanaa seperti ini), salah satu yang tidak sesuai dengan rencana kami adalah produk asuransi yang saya beli tersebut.

Itu dua tahun lalu sewaktu kami masih pengantin baru, ketika seorang teman yang menjadi agen perusahaan asuransi ternama menawarkan sebuah produk yang ditambahi produk investasi. Terus terang, saat itu saya masih buta mengenai asuransi ini. Setidaknya waktu itu saya mendapatkan sedikit pelajaran mengenai pentingnya asuransi bagi keluarga. Ok lah…..

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan hidup dan memiliki seorang anak, saya mulai belajar mengenai manajemen keuangan keluarga dari buku-buku, internet dan radio talk show. Pertama-tama saya terkomporin oleh talkshownya Ligwina yang mengatakan lebih baik pisahkan asuransi dengan investasi, artinya kita beli asuransi tradisional (tambahkan asuransi kesehatan jika perlu) dan berinvestasilah mulai dari reksadana (untuk pemula). Dari browsing-browsing di internet, saya menemukan kebanyakan financial planner mengatakan demikian (bahkan saya tidak/belum menemukan yang mengatakan sebaliknya). Setelah saya kalkulasikan sendiri juga, sampai pada kesimpulan memang produk UL yang saya beli tidak sesuai dengan rencana dan keadaan finansial saat ini.

Beberapa alasan yang menyebabkan saya mencari produk alternatif (membeli asuransi jiwa tradisional/term-life):

  1. Uang pertanggungan (UP) jiwa yang terlalu kecil. Perhitungan saya, apabila terjadi sesuatu dengan saya/meninggal, saya harus dapat mewariskan sejumlah dana kepada ahli waris (istri dan anak) minimal mereka bisa melunasi hutang KPR saya di bank ditambah keperluan-keperluan mereka untuk hidup 5-10 tahun kedepan. UP yang diberikan oleh asuransi saat ini hanya setengahnya dari hutang KPR yang saya miliki. Meskipun istri memiliki pekerjaan tetap, namun saya tidak ingin dia kesulitan untuk melunasi sisanya. Untuk menaikan UP, maka premi yang harus dibayar akan lebih tinggi dan akan merusak keadaan finansial saya.
  2. Jaminan kesehatan, kami berdua sudah ditanggung oleh masing-masing perusahaan tempat kami bekerja dan kesehatan anak masuk ke pertanggungan saya dan pertanggungannya dirasa masih mencukupi dan apabial memang diperlukan asuransi kesehatan tambahan, saya sudah melakukan survei untuk mencari asuransi kesehatan yang cukup baik dengan premi terjangkau.

Bagaimana saya mencari produk tersebut? Tentunya saya berusaha terlebih dahulu untuk mencarinya di perusahaan asuransi yang sama. Pertama saya menghubungi dan berdiskusi dengan agen saya. Dari keterangan dia, perusahaan sudah tidak memiliki/menjual lagi produk asuransi jiwa yang dimaksud karena saat ini berfokus memasarkan produk Asuransi Unit Link demikian pula saya cari di situsnya, semua produknya adalah berjenis Unit link. So, perusahaan itu sudah tidak menjadi target saya lagi.

Yang saya perlukan sebenarnya hanya ilustrasi yang ditawarkan berbagai perusahaan asuransi. Dari lima perusahaan yang saya hubungi melalui kontak mereka di web, hanya satu yang menjawab email lengkap beserta ilustrasi yang saya perlukan dan satu lagi saya memperoleh langsung sewaktu saya mendatangi kantor mereka. Seperti yang saya duga sebelumnya, pertama kali mendatangi perusahaan tersebut, sang agen langsung memberikan presentasi produk UL mereka :) . Bedanya, kalau 2 tahun lalu saya cuma manggut-manggut saja diberikan presentasi Unitlink, sekarang saya bisa mengajaknya berdiskusi panjang lebar mengenai pilihan saya mengapa tidak memilih UL. Dan karena hampir 1 jam saya keukeuh, akhirnya bapak agen memperkenalkan agen lain untuk berdiskusi dengan saya, karena katanya dia hanya berkonsentrasi memasarkan UL.

Ibu Agen ini cukup ramah dan enak diajak berdiskusi. Sampai akhirnya obrolan melebar ke pekerjaan masing-masing dan beliau menawarkan saya untuk bergabung dengannya :) . Makasih yaa…tp enggak dulu dehh..

Di akhir waktu, kami saling bertukar kartu nama, dan ternyata beliau adalah manager di kantor tersebut. Meskipun sampai saat ini saya belum menjadi/berpikir untuk menjadi nasabahnya, beliau masih baik hati membalas sms-sms pertanyaan saya :)

Pelajaran bagi yang baru pertama kali berencana memiliki asuransi adalah:

  1. Kenali tujuan untuk berasuransi dan pikirkan produk tersebut apakah tepat dengan tujuan dan keadaan anda.
  2. Tidak perlu tergiur oleh nilai tunai yang didapatkan apabila asuransi berakhir, anda akan merasakan tingginya premi yang harus anda bayar. Asuransi adalah asuransi, investasi adalah investasi
  3. Tidak perlu memiliki lebih dari satu jenis asuransi yang sama. Jika perusahaan telah menjamin asuransi kesehatan/jiwa anda, rasanya tidak perlu untuk membeli lagi, kecuali pertanggungannya tidak mencukupi dengan apa yang anda harapkan. Silahkan kontak HRD setempat untuk mengetahuinya.

Bahan bacaan lebih lanjut mengenai asuransi:

  1. Priyadi: Tips membeli asuransi jiwa
  2. T.Gumulya mengenai asuransi UnitLink dan asuransi tradisional

Bacaan lebih lanjut mengenai Financial Planning:

  1. Tujuan Lo Apa?™
  2. Financial Checkup
  3. Credit management
2 Tanggapan leave one →
  1. 2008 April 18
    mitha permalink

    pak sy dr commonwealth sy ingin menawarkan prod.dr persh kami,prod.kami adlh investra: investasi dgn keuntungan ekstra,prod.ini spt tabungn tp memiliki keuntungn yaitu mendptkn proteksi sekaligus kt dpt berinvestasi,kl bpk berkenan bisa hub saya,terimakasih

  2. 2008 Juli 10
    metaluv permalink

    Nah Lo…tu di tawarin invest tuh…:-)

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS